Selamat tinggal korek api ku met bersemayam…..//// Dan api unggun yang selalu dijaga agar tetap hidup…..////

Sudah uhjurrr…..kata-kata ucok sambil menunjukan korek api (manchis) satu-satu yang tersisa setelah beberapa sahabatnya ada yang hilang dilapangan dan hancur karena terkena air hujan sungguh memang tragis sekali…oh…korek api, Saya (Eka), Harry dan Bg Ramli sempat terdiam beberapa detik hingga sampai harry punya ide untuk menghidupkan lagi ke lampu badai biar ada api yang stanby terus.

Akhirnya usaha yang dilakukan Harry dan Ucok membuahkan hasil, lampu badai pun hidup dan akhirnya selamat tinggal korek api terima kasih untuk selama ini mau berjuang bersama dengan aku, Harry, Ucok dan Bg Ramli….he…he…he…kaya film perang aja…

Setelah itu Bg Ramli mencari kayu, lalu aku berusaha menghidupkan api dikayu yang basah karena semalam lokasi camp terguyur hujan yang lebat dan deras. Maklum aja kompor lapangan seperti trangia sudah habis bahan bakarnya (spirtus), dengan berusaha terus saya menyalakan api, alhasil akhirnya sang kayu mau juga dia terbakar…he…he…rasa senangku…karena ada api induk di camp. Tapi tetap aja harus ada yang menunggu agar api ngga padam, soalnya kalo padam ya tim ngga bisa makan. Apalagi transek masih kurang 11 lagi dan penjemputan tinggal 4 hari…situasi ini memang sulit tapi ini tantang yang harus saya (Eka) dan 3 teman (Harry, Ucok dan Bg Ramli) Hadapi saat ini.

Langsung aja persiapan masak untuk sarapan dan bontot, hingga masak pun selesai dan sarapan dimulai. Sambil sarapan kami bincang-bincang untuk siapa yang jaga camp. Diputuskan kalo saya yang jaga camp dan api agar tetap hidup, sementara Harry,Ucok dan Bg Ramli survei occupancy.

Persiapan survei dari Harry, Ucok dan Bg Ramli selesai, tidak lupa sebelum berangkat tim selalu berdoa biar tidak terjadi apa dan Ucok menyalakan obat nyamuk supaya bisa merokok setelah selesai transek…lagi-lagi harus bener-bener terjaga obat nyamuknya ya kalo ngga…he…he…he…ngga bisa merokok donk…dan semua itu dilakukan setiap hari selama 4 hari….

Akhirnya semua perjuang menjaga api dan 11 transek dalam 4 hari bisa terselesaikan untuk menggenapkan 40 transek, sungguh perjuangan yang berat. Karena setiap hari harus mengumpulkan kayu basah agar menyalanya lebih lambat,lama dan malemnya bergantian bangun untuk menjaga api agar tetap hidup trus. Api tetap hidup walaupun hujan deras sekalipun, karena api dibuat diatasnya ada fly sheet yang melindunginya.

Hari penjemputan telah tiba, kali logistik tinggal sarapan bubur dan secangkir kopi. Sudah itu harus berjalan menuju titik penjemputan sejauh 2,5 km ke camp kalong (singingi jembatan putus), tapi apa yang terjadi setelah saya sampai di singingi debit air naik akibat semalam hujan dan sungai singingi sangat deras sekali airnya. Mau ngga mau tim harus berenang untuk menyebranginya, dengan bantuan carrel yang mengapung akhirnya tim bisa menyebrangi sungai singingi yang lagi naik debit airnya dan akhirnya penjemputanpun datang, Bg Roni  membawa roti-roti dan rokok pesan kami sebelum berangat dari pekanbaru. Langsung aja Saya, Harry, Ucok dan Bg Ramli menyantap semua itu karena sangat lapar berat habis berjalan sekitar 2,5 km lalu berenang udah ngga makan siang, Bg Roni sampai lokasi jam 16:30…sungguh perjuangan yang penuh kegembiraan….walaupun banyak tantangan yang harus dihadapi dilapangan…tapi semua itu tim tetap bawa enjoy aja……….

One thought on “Selamat tinggal korek api ku met bersemayam…..//// Dan api unggun yang selalu dijaga agar tetap hidup…..////

  1. situasi yang sangat menantang dan cukup mencemaskan dituliskan dengan sangat baik. kalau dibuat versi film saya rasa ini akan seru juga. glad teman-teman semua survived, dan yang penting juga: semua kelihatan menikmati tantangan tersebut tanpa keluh kesah. ftt!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s