sambal brengsek

sumatra tidak hanya terkenal karena empat spesies kharismatik yang merupakan bagian dari kekayaan hayati dunia: harimau, gajah, orangutan dan badak. tapi banyak juga  yang mengetahui juga bahwa selain itu, sumatra terkenal dengan makanannya yang kaya akan bumbu dan cabai. ya, pasti tidak asing dengan rendang, asem padeh baung, gulai patin ataupun dendeng balado. saat di lapangan tentunya bermacam masakan lezat tersebut agak sulit diperoleh. tapi racikan beberapa bumbu yang tepat menghasilkan masakan ala ‘thailand’ yang mempesona lidah, sehingga letih karena berjalan seharian mencari keberadaan sang datuk belang pun tak terasa lagi.

sarapan, makan pagi dan makan malam tak lengkap rasanya tanpa sambal. khusus di lapangan, kami punya satu jenis andalan: sambal brengsek.

maafkan bahasanya. kata ‘brengsek’ hanya untuk menggambarkan betapa dahsyat rasa yang dipersembahkan.

berikut cara membuatnya:

siapkan cobekan untuk mengulek bahan-bahan sambal yang berupa cabe merah, cabe hijau, cabe rawit secukupnya (tergantung level selera pedas). satu ruas (jari)  jahe, bawang merah dan bawang putih. tambahkan kincung dan terung bulat dan sedikit kemiri. lalu semua direbus bersama hingga layu (gambar 1)

setelah semua bumbu layu, mulai mengulek bumbu-bumbu tersebut hingga halus. harus hati-hati karena setelah direbus dia berair sehingga bisa nyemprot ke wajah sewaktu diulek.

untuk bantu menghaluskan, tambahkan garam secukupnya. kalau di rumah, kita bisa menggunakan ulekan yang terbuat dari batu sehingga tidak begitu sulit untuk menghaluskan semua bumbu. tapi kalau di lapangan kan menggunakan ulekan dari kayu karena lebih ringan untuk dibawa, jadi walaupun semua bumbu sudah lebih lembut karena direbus, tetap saja membutuhkan tenaga extra untuk menghaluskan. solusinya adalah dengan menyerahkan bagian ulek-mengulek kepada kawan kita yang laki-laki yang pastinya punya power lebih, seperti ditunjukkan oleh gambar berikut.

setelah semua bumbu halus, tambahkan dengan air perasaan jeruk nipis/limau lalu aduk hingga semua tercampur rata. sambal brengsek siap disantap menemani nasi putih plus sayur tumis buncis dan ikan limbe goreng. jangan lupa untuk mengikutkan petai (bisa digoreng, direbus atau dimakan mentah-sesuai selera) sebagai teman santapan.  dijamin dari ujung rambut di kepala hingga ujung kaki akan merasakan sensasi mantapnya!

selamat mencoba!🙂

3 thoughts on “sambal brengsek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s