(Hari Ke 3) Jejak Gajah Di Sungai Batang Ulak

Alhamdulillah…Senyum pagi untuk sungai batang ulak, mungkin senyumanku tak kalah serinya dengan mentari pagi. maklum baru saja melek. hehehe Jadi omongan bisa saja ngelantur-ngelantur nggak jelas. Tapi itulah seninya. Bila semua berdasarkan otak yang dingin dan pemikiran yang bijak dalam menilai satu sama lain maka tidak ada alasan untuk merasa jengkel atau marah sekalipun. Semua mengalir hanyut dalam tawa dalam hati.

Pagi ini aku begitu semangat sekali, hal pertama yang aku lakukan mengumpulkan piring-piring kotor bekas tadi malam. Lalu pergi ke sungai mencuci piring hingga bersih, sekarang giliran tubuhku yang harus di cuci alias di mandikan. Hehehe…saat ku pijakkan kaki ke sungai…brrrr,,,airnya dingin hingga menusuk tulangku, tanpa di tunda dan dirasakan dinginnya air aku langsung menenggelamkan tubuhku ke dalam sungai…wow….segerrrrrrr…asik banget seandainya, di kota pekanbaru ada sungai yang jernih mungkin aku sering berendam…hehehe

Dari sungai terdengar suara tawa dan canda dari teman-teman, menandakan sudah pada bangun. Selesai mandi lalu aku balik ke camp membawa piring yang bersih, kulihat teman-teman asik menyiapkan sarapan pagi, semua terlihat ceria…senyuman dan tawa yang terlintas dari teman-teman seakan tak ada beban. Semuanya hanyut bagai air sungai yang mengalir…dan aku tersenyum menyambutnya…

Sambil Menunggu Nasi Masak

Seteleh selesai sarapan pagi dan packing barang lalu tim mulai melanjutkan perjalanan lagi. menuju camp selanjut, hari ini perjalanannya menuju ke hulu sungai batang ulak routenya melalui pinggir sungai. Sebelum perjalanan di mulai tim berdoa dulu, supaya di beri kelancaran dalam perjalanan ini….

Tim Berdiskusi Sebelum Berangkat Dan Di Akhiri Dengan Do'a

Ayo berangkat tim…go…go…go…Zulfahmi yang sebagai leader tim dalam petualangan ini mengawali perjalanan melintasi sungai dan di ikuti dengan teman-teman yang lain….

Tim Melintasi Sungai Batang Ulak

Sekitar 500 meter baru berjalan tim menemukan jejak Gajah (Elephas Maximus), sempat aku terpikir di daerah perbukitan kok ada gajah ya…dari jejaknya memang nyata kalau di daerah ini memang ada gajah liar. Sebelumnya info ini aku tahu dari teman-teman yang survei occupancy pada bulan Mei.

Jejak Gajah

Tim Sedang Mengukur Jejak Gajah

Tidak jejak gajah saja yang tim temui dalam perjalanan hari ini,  ada camp logger yang hancur oleh gajah. Tim berhenti sebentar mengambil mendokumentasikan, lalu tim bergerak melanjutkan perjalanan hingga mendapatkan lokasi camp yang bagus, kalau target di peta yaitu simpang sungai yang berjarak sekitar satu setengah kilometer dari camp logger ini. Tapi itu bisa berubah kalau tidak bagus…cari yang tempat lain.

Camp Yang Di Hancurkan Gajah

Waktu menujukkan jam 11:58, tiba saatnya untuk makan siang dan beristirahat sejenak melepas lelah. Tawa dan canda saat membagi nasi menghapus rasa letih dari muka teman-teman. Terkadang tawanya sampai terbahak-bahak karena bualan-bualan bikin lucu.

Makan Siang

Selesai istirahat tim melanjutkan perjalanan mencari camp bagus untuk tempat mancing, di sisa perjalanan mencari tempat camp tidak ada temuan yang menarik lagi.

Besok tim berencana istirahat satu hari dan berlibur untuk mancing…tak banyak aku bercerita dalam tulisan di hari ke tiga dalam petualanganku…tapi mudah-mudahan foto yang di upload sudah mewakili dalam mengisi tulisan yang kosong.

Dan sampai jumpa esok dalam tulisan berikutnya liburan memancing…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s